Libatkan 152 Sekolah, Pemkot Serang Dorong Generasi Cerdas Lewat Ajang Kreativitas Siswa SMP 2026

SERANG KOTA,Djawaranews.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispenbud) Kota Serang resmi membuka rangkaian ajang kreativitas siswa tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kota Serang tahun 2026. Kegiatan tahunan ini menjadi wadah strategis bagi para pelajar untuk menyalurkan bakat serta mengembangkan potensi di berbagai bidang prestasi.
Kepala Dispenbud Kota Serang, Ahmad Nuri, menjelaskan bahwa ajang tersebut terbagi ke dalam tiga pilar utama perlombaan. Pertama, Olimpiade Sains Nasional (OSN) yang meliputi bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), dan Matematika.
Kedua, Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) yang menjadi ruang kompetisi bagi siswa di bidang olahraga, termasuk cabang bola voli. Ketiga, Festival dan Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) yang berfokus pada pengembangan seni, budaya, sastra, hingga pantomim.
Menurut Ahmad Nuri, penyelenggaraan kegiatan ini bertujuan untuk memantik kreativitas siswa sekaligus menyediakan wadah prestasi yang sesuai dengan minat dan bakat masing-masing. Hal ini juga sejalan dengan visi Wali Kota Serang dalam membentuk masyarakat yang Cerdas, Berbudi, dan Peduli.
Rangkaian perlombaan dijadwalkan berlangsung secara maraton hingga Juni 2026. Sebanyak 152 SMP, baik negeri maupun swasta di Kota Serang, turut ambil bagian dengan mengirimkan perwakilan siswa terbaik.
Para pemenang di tingkat kota nantinya akan mewakili Kota Serang ke tingkat Provinsi hingga Nasional, membawa nama daerah dalam kompetisi yang lebih luas.
Setelah pelaksanaan di jenjang SMP selesai, Dispenbud Kota Serang berencana melanjutkan program serupa untuk tingkat Sekolah Dasar (SD). Pada jenjang ini, jumlah peserta diperkirakan meningkat signifikan dengan melibatkan sekitar 220 hingga 300 sekolah.
Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Nuri juga menekankan pentingnya integritas selama pelaksanaan lomba. Ia menginstruksikan dewan juri untuk menjunjung tinggi objektivitas, keadilan, dan kejujuran dalam proses penilaian tanpa membedakan asal sekolah peserta.
Selain itu, para guru pembimbing diimbau untuk terus menanamkan nilai sportivitas kepada siswa. Langkah ini dinilai penting untuk menciptakan iklim kompetisi yang sehat dan mencerminkan kualitas pendidikan di Kota Serang secara menyeluruh.(Trg)







