
SERANG, Djawaranews.com – Dalam momentum Bulan Kesadaran Kanker Payudara Oktober ini, Dinas Kesehatan Provinsi Banten mengajak seluruh masyarakat, khususnya perempuan, untuk meningkatkan kesadaran terhadap bahaya kanker payudara melalui gerakan SADARI (Periksa Payudara Sendiri).
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Hj. Ati Pramudji Hastuti, MARS, menyampaikan bahwa semangat Pink Ribbon menjadi simbol harapan dan kepedulian bagi perempuan di seluruh dunia. “Melalui Pink Spirit, kami ingin mengajak masyarakat Banten sadar dan peduli sejak dini. Deteksi awal menyelamatkan nyawa,” ujarnya di Serang, Minggu (19/10/2025).
Berdasarkan data Dinkes Provinsi Banten, hingga Triwulan III Tahun 2025 tercatat 331 kasus kanker payudara, dengan jumlah tertinggi di Kabupaten Tangerang (154 kasus). Secara nasional, angka kejadian mencapai 41,8 per 100.000 perempuan per tahun.
Ia mengimbau masyarakat, khususnya perempuan usia 20 tahun ke atas, untuk melakukan SADARI setiap bulan, idealnya beberapa hari setelah menstruasi. Bagi perempuan usia 40 tahun ke atas atau yang memiliki faktor risiko tinggi, dianjurkan melakukan pemeriksaan klinis secara berkala di fasilitas kesehatan.
Selain itu, ia menekankan pentingnya penerapan gaya hidup sehat guna menurunkan risiko kanker payudara. “Rajin berolahraga, menjaga berat badan ideal, mengurangi konsumsi alkohol, tidak merokok, serta menyusui bila memungkinkan adalah langkah nyata pencegahan,” ujarnya.
Tak hanya upaya individu, dukungan sosial juga menjadi elemen penting dalam penanganan kanker. “Penyintas kanker payudara membutuhkan dukungan moral dan psikologis dari keluarga dan lingkungan sekitar. Dengan empati dan kepedulian bersama, mereka akan lebih kuat menjalani pengobatan dan proses pemulihan,” katanya.
Lebih jauh, Ati mendorong kader kesehatan, sekolah, posyandu, dan komunitas di seluruh wilayah Banten untuk menjadi ujung tombak edukasi. “Edukasi harus sampai ke akar rumput. Masyarakat harus tahu bahwa kanker payudara bisa dicegah dan diobati jika ditemukan lebih awal,” ujarnya menegaskan.
Ati menekankan pentingnya pemeriksaan rutin dan gaya hidup sehat. “Lakukan SADARI setiap bulan, pemeriksaan klinis secara berkala, serta jaga pola hidup sehat. Kanker payudara bisa dicegah dan diobati bila ditemukan lebih awal,” tegasnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk mendukung penyintas kanker dengan empati dan edukasi di lingkungan sekitar. “Mari bersama kita wujudkan Banten yang lebih peduli, sehat, dan kuat dengan semangat Pink Spirit,” tutup Ati. (Adv)







