Advertorial
Trending

Dinkes Provinsi Banten Perkuat Pelayanan Unggulan KJSU–KIA untuk Tingkatkan Akses dan Mutu Kesehatan Masyarakat

Serang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten terus memperkuat pemenuhan pelayanan unggulan KJSU–KIA yang meliputi Kanker, Jantung dan Pembuluh Darah, Stroke, Uronefrologi, serta Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). Program ini merupakan bagian dari transformasi sistem kesehatan nasional guna menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat penyakit katastropik serta meningkatkan kualitas layanan rujukan di daerah.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten, dr. Ati Pramudji Hastuti, MARS, mengatakan bahwa penguatan pelayanan unggulan KJSU–KIA menjadi prioritas pemerintah daerah dalam menjawab tantangan kebutuhan layanan kesehatan masyarakat Banten yang terus berkembang.

“Pelayanan unggulan KJSU–KIA merupakan upaya strategis untuk memastikan masyarakat mendapatkan layanan kesehatan rujukan yang berkualitas, cepat, dan merata tanpa harus dirujuk ke luar daerah,” ujar dr. Ati.

Menurutnya, Dinkes Provinsi Banten berperan sebagai leading sector dalam perencanaan, pembinaan, dan pengendalian mutu pelayanan kesehatan rujukan. Peran tersebut diwujudkan melalui penyusunan kebijakan dan program yang terintegrasi dalam dokumen perencanaan daerah seperti Renstra dan RKPD bidang kesehatan.

Dalam aspek perencanaan, Dinkes Provinsi Banten melakukan pemetaan kebutuhan layanan berdasarkan beban penyakit dan sebaran penduduk, penetapan rumah sakit rujukan sesuai dengan stratifikasi pelayanan, serta sinkronisasi kebijakan daerah dengan kebijakan Kementerian Kesehatan.
“Perencanaan berbasis data menjadi kunci agar pengembangan layanan unggulan KJSU–KIA dapat berjalan terarah dan berkelanjutan,” jelasnya.

Selain perencanaan, Dinkes Provinsi Banten juga melakukan pembinaan dan penguatan fasilitas pelayanan kesehatan, khususnya rumah sakit milik pemerintah daerah. Pembinaan meliputi penilaian kesiapan sarana dan prasarana, pendampingan pemenuhan standar pelayanan, serta penguatan sistem rujukan yang efektif dan berjenjang.

Di bidang sumber daya manusia, Dinkes Provinsi Banten terus mendorong peningkatan dan pemerataan tenaga kesehatan, terutama dokter spesialis dan tenaga pendukung layanan KJSU–KIA. Upaya ini dilakukan melalui perencanaan kebutuhan SDM, fasilitasi peningkatan kompetensi, serta koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota.

“Pemerataan tenaga kesehatan menjadi perhatian serius agar masyarakat di seluruh wilayah Banten, termasuk daerah dengan keterbatasan akses, dapat memperoleh layanan kesehatan yang setara,” kata dr. Ati.

Untuk menjamin mutu layanan, Dinkes Provinsi Banten secara rutin melakukan monitoring dan evaluasi terhadap kinerja rumah sakit jejaring KJSU–KIA, kualitas pelayanan, serta efektivitas sistem rujukan. Hasil evaluasi tersebut digunakan sebagai dasar perbaikan kebijakan dan pengambilan keputusan strategis.

Lebih lanjut, dr. Ati menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam pemenuhan pelayanan unggulan KJSU–KIA. Kerja sama dilakukan dengan pemerintah kabupaten/kota, rumah sakit pemerintah dan swasta, BPJS Kesehatan, organisasi profesi, serta perguruan tinggi.

“Dengan kolaborasi yang kuat, kami optimistis pelayanan unggulan KJSU–KIA di Provinsi Banten dapat terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.

Melalui penguatan peran dan sinergi berkelanjutan, Dinas Kesehatan Provinsi Banten berkomitmen mendukung terwujudnya layanan kesehatan rujukan yang berkualitas, merata, dan berkeadilan demi peningkatan derajat kesehatan masyarakat Banten. (Adv)

jasa website murah

Berita Terkait

Back to top button
Djawara News