
Serang – Sekretaris Dinas Perindustrian Dan Perdagangan Provinsi Banten, Tubagus Regiasa Fajar mengatakan bahwa aplikasi Srikandi menjadi bagian dari program nasional untuk mendukung terwujudnya pemerintahan berbasis elektronik (e-government).
“Melalui aplikasi ini, tata kelola administrasi menjadi lebih transparan, efektif, dan terintegrasi di seluruh instansi pemerintah,” ujarnya saat membuka Rapat Pendampingan Teknis Input Data pada Aplikasi Srikandi dan Penataan Arsip Dinamis di Aula Rapat Dinas Perindustrian Dan Perdagangan Provinsi Banten, Senin (28/04/25).
Ia menegaskan pentingnya pengelolaan arsip dinamis yang tertib, profesional, dan berbasis teknologi informasi.
Sebelum acara resmi dimulai, laporan panitia disampaikan oleh Hindun, SE, M.Si, yang juga menjabat sebagai Kasubag Umum Dinas Perindustrian Dan Perdagangan Provinsi Banten. Hindun menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan pendampingan teknis kepada seluruh pegawai dalam menginput data arsip secara benar ke dalam aplikasi Srikandi.
Rapat pendampingan ini menghadirkan dua narasumber dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Banten, yakni Dra. Tati Maryati dan Ida Nuryati, S.Sos, M.Si. Keduanya memberikan materi tentang teknis penggunaan aplikasi Srikandi, serta prinsip-prinsip dasar penataan arsip dinamis sesuai regulasi kearsipan nasional.
Seluruh peserta yang merupakan pegawai Dinas Perindustrian Dan Perdagangan Provinsi Banten mengikuti rapat dengan antusias. Berbagai sesi tanya jawab juga berlangsung aktif untuk memperdalam pemahaman teknis terkait pengelolaan. (Trg)







