BantenOpiniTangsel

Pengabdian Kepada Masyarakat Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Pamulang:

Para Kader PKK Kelurahan Kedaung Melek Media Digital!

TANGSEL, djawaranews.com – Banjirnya arus infomasi terjadi di masyarakat dikarenakan masifnya pengguna internet, perkembangan media sosial, dan berbagai infomasi yang diproduksi secara masif setiap detik. Kondisi inilah yang menyebabkan masyarakat sulit membedakan antara fakta dan fiksi, dan mudah percaya informasi yang datang tanpa mencari tahu terlebih dahulu kebenarannya. Saat ini juga banyak konten di media sosial didominasi penyebaran hoaks, berita palsu, ujaran kebencian dan berbagai informasi negatif lainnya sehingga menciptakan berbagai dampak buruk bagi masyarakat.

Oleh karenanya perlu adanya peningkatan literasi media digital dalam pencegahan berbagai informasi negatif. Tujuannya untuk memberikan pemahaman dengan berfikir secara kritis dan logis bermedia digital. Peningkatan literasi media ini dilakukan oleh Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Pamulang Prodi Ilmu Komunikasi pada Ibu-Ibu Kader PKK di Kelurahan Kedaung Kecamatan Kota Tangerang Selatan pada tanggal 25 November 2025 di Aula Kelurahan Kedaung Pamulang.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh lebih dari 50 orang Ibu-Ibu Kader PKK Kelurahan Kedaung. Kegiatan melibatkan para narasumber dosen-dosen Ilmu Komunikasi Universitas Pamulang yang merupakan para akademisi dan profesional di bidangnya yaitu Ratna Sari, Choirunnisa, Shafira Nursyah Putri, Edwin Yustian Nulhakim, Luthfy Rijalul Fikri, Mahisa Dwi Prastowo, dan Muhammad Febriandri Satya Ananda.

Pada paparannya, Choirunnisa menjelaskan bahwa banyaknya informasi yang menjadi konsumsi publik harus dibarengi dengan kapasitas masyarakat untuk memilih dan memilah. Saat ini masyarakat kita disuguhkan dengan ragam informasi, di mana tantangannya ialah bagaimana memastikan bahwa informasi yang sampai ke kita valid dan benar. Proses recheck dan klarifikasi serta kehati-hatian dalam menerima setiap informasi menjadi penting sehingga tidak menjadi bumerang bagi masyarakat, khususnya perempuan.

Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi hangat antara para narasumber dan peserta. Para peserta tampak antusias mengajukan berbagai pertanyaan kritis. Ini dikarenakan topik yang didiskusikan betul-betul membumi dan sejalan dengan berbagai pengalaman dan kesulitan yang mereka alami sehari-hari.

Dalam diskusi dibicarakan bagaimana para perserta harus setiap hari menerima berbagai informasi dari media sosial yang mereka gunakan seperti grup-grup WhatsApp, Instagram, Facebook dan lainnya. Mereka juga mendapat tips-tips sederhana bagaimana melakukan verifikasi informasi, menahan diri untuk tidak mudah membagi informasi sebelum jelas kebenaran dan kemanfaatannya, serta diajak membangun budaya menggunakan media digital secara sehat di masyarakat.

Melalui adanya kegiatan literasi digital ini diharapkan khususnya Ibu-Ibu Kader PKK Kelurahan Kedaung Pamulang lebih selektif dan hati-hati dalam menyikapi setiap informasi yang datang dari berbagai sumber. Setelah kesadaran mereka terbagun, diharapkan kebiasaan menggunakan media digital secara sehat juga bisa “ditularkan” ke para anggota masyarakat Kelurahan Kedaung yang lain. (AT)

jasa website murah

Berita Terkait

Back to top button
Djawara News