Pastikan Penanganan Korban Berjalan Baik, Jasa Raharja, DitjenHubdatdan Korlantas Polri Tinjau Korban Kecelakaan Bus ALSdi Muratara

Musi Rawas Utara,Djawaranews.com 7 Mei 2026 — Jasa Raharja memastikan seluruhkorbankecelakaan lalu lintas yang melibatkan bus ALS dan truk tangki minyak di JalanLintas Sumatera, Simpang Danau, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi RawasUtara, mendapatkan penanganan dan jaminan sesuai ketentuan yangberlaku.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui pengecekan langsung ke lokasi kejadian, pendataan korban secara proaktif, penerbitan surat jaminan perawatan, sertapendampingan langsung kepada korban dan keluarga korban di rumah sakit.
Sebagai bagian dari upaya untuk memastikan pelayanan berjalan baik, JasaRaharjabersama Direktorat Jenderal Perhubungan Darat dan Korlantas Polri melakukanpeninjauan langsung ke RSUD Rupit dan lokasi kejadian pada Kamis (7/5/2026).
Agenda tersebut dihadiri oleh Direktur Jenderal Perhubungan Darat, yangjugasebagai Komisaris Utama Jasa Raharja, Aan Suhanan, Direktur Operasional JasaRaharja Ariyandi, Direktur Penegakan Hukum Korlantas Polri, Brigjen Pol. Faizal, dan Kepala Divisi Pelayanan Jasa Raharja, Hervanka Tri Dianto.
Direktur Operasional Jasa Raharja, Ariyandi, memastikan bahwa seluruhkorbandalam kecelakaan tersebut mendapatkan jaminan berdasarkan Undang-UndangNomor 33 Tahun 1964.
“Untuk korban luka-luka dijamin biaya perawatan olehJasaRaharja sampai dengan maksimal Rp20 juta. Sementara untuk korban meninggal
dunia diberikan santunan sebesar Rp50 juta kepada ahli waris yang sah,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa petugas Jasa Raharja sejak awal telah bergerakcepat melakukan pendataan korban, berkoordinasi dengan kepolisian dan rumahsakit,
serta menerbitkan surat jaminan (guarantee letter) bagi korban luka-luka agar dapat segera memperoleh perawatan tanpa kendala administratif.
“Kami menyampaikan prihatin atas kejadian ini. Kami berdoa semogakeluargakorban yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan semoga korban yangsedangdirawat diberikan kesembuhan,” tambah Ariyandi.
Sementara itu, Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan, jugamenyampaikan duka mendalam atas peristiwa tersebut dan berharap seluruhkorbanmendapatkan penanganan terbaik.
“Kami menyampaikan duka mendalamataskejadian ini. Mudah-mudahan korban meninggal dunia diterima Allah SWTdanyangmasih dirawat semoga cepat pulih,” ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi sekitar pukul 12.39 WIBdansaat ini proses pendalaman masih dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kejadian
2tersebut.
Dalam peninjauan tersebut, rombongan juga melihat langsungkondisi korban luka yang masih menjalani perawatan di RSUD Rupit. Kecelakaantersebut
mengakibatkan 16 orang meninggal dunia dan 4 orang mengalami luka-luka.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Penegakan Hukum Korlantas Polri, BrigjenPol. Faizal, menyampaikan bahwa pihak kepolisian saat ini tengah melakukaninvestigasi mendalam melalui metode Traffic Accident Analysis (TAA).
“Hari ini kami melaksanakan investigasi melalui Traffic Accident Analysisuntukmembuat terang kasus kecelakaan lalu lintas ini.
Dari hasil nanti akankami pertanggungjawabkan secara hukum. TAA nantinya akan memberikan informasi secara jelas mulai dari awal sampai akhir kejadian,” jelasnya.
Ia menambahkan, sebagian korban telah diberangkatkan ke Palembanguntukproses identifikasi lebih lanjut. “Sementara saat ini masih terdapat 3 korbanyangmenjalani perawatan di RSUD Rupit,” ujar Faizal.(Red)







