Kota Bandung jadi Tuan Rumah Kejuaraan Tenis Meja ASEAN, 114 Atlet dari 6 Negara Siap Bertanding

Bandung,Djawaranews.com – Kota Bandung kembali dipercaya menjadi tuan rumah ajang olahraga internasional. Sebanyak 114 atlet dari 14 tim terbaik yang mewakili enam negara ASEAN di antaranya, Indonesia, Singapura, Malaysia, Vietnam, Thailand, Filipina yang akan berlaga dalam Table Tennis ASEAN Club Championship (TTACC) yang digelar selama tiga hari di Graha Sanusi Hardjadinata, Universitas Padjadjaran, 11-13 Juni 2026.
Pada malam penyambutan peserta, Ketua Panitia Table Tennis ASEAN Club Championship, Yon Mardiyono menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Bandung, khususnya Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, atas sambutan hangat yang diberikan kepada para atlet dan ofisial.
“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Wali Kota Bandung atas jamuan yang luar biasa. Ini menjadi kebanggaan bagi kami karena baru kali ini kejuaraan di Bandung mendapat sambutan yang begitu istimewa,” kata Yon di Pendopo Kota Bandung, Rabu 10 Juni 2026.
Ia menjelaskan, kejuaraan ini merupakan penyelenggaraan kedua setelah edisi perdana digelar di Bangkok, Thailand. Kompetisi tersebut dirancang sebagai ajang bergengsi antar-klub terbaik di Asia Tenggara layaknya Liga Champions dalam sepak bola.
“Di ASEAN ada komunitas yang ingin membangun kompetisi antar-klub terbaik. Tahun pertama di Bangkok dan tahun kedua kami memilih Bandung karena kotanya sangat indah dan memiliki kecintaan besar terhadap olahraga,” ujarnya.
Yon menambahkan, pertandingan akan dimulai pukul 08.30 WIB dengan melibatkan 14 tim dan 114 atlet dari enam negara ASEAN yang siap memperebutkan gelar juara.
Sementara itu, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyambut seluruh peserta dengan penuh antusias. Ia menilai tenis meja merupakan salah satu olahraga yang memiliki basis penggemar sangat besar baik di dunia maupun di kawasan Asia.
“Tenis meja adalah olahraga yang sangat populer di dunia dan juga di Asia. Tidak heran jika Asia Tenggara memiliki banyak atlet yang sangat hebat,” ujar Farhan.
Dalam kesempatan tersebut, Farhan juga mengungkapkan kebahagiaannya dapat bertemu langsung dengan legenda tenis meja Indonesia, Anton Suseno yang menurutnya menjadi inspirasi bagi banyak anak muda Indonesia sejak dahulu.
“Saat kecil saya mengidolakan beliau. Terima kasih karena telah menginspirasi banyak anak Indonesia untuk mencintai tenis meja,” katanya.
Farhan mengatakan jamuan makan malam penyambutan merupakan tradisi Kota Bandung dalam menyambut tamu-tamu internasional sebelum pelaksanaan sebuah ajang besar. Ia berharap para peserta tidak hanya menikmati kompetisi tetapi juga pengalaman berkunjung ke Kota Bandung.
“Merupakan kehormatan besar bagi kami untuk menyambut semua peserta di Bandung. Selain menikmati pertandingan saya harap semuanya bisa menikmati suasana kota, kuliner khas Bandung dan keramahan masyarakatnya,” ungkapnya.
Tak lupa, ia memberikan semangat kepada seluruh peserta khususnya atlet Indonesia yang akan bertanding membawa nama bangsa.
“Saya doakan semuanya sukses dan beruntung. Khusus untuk atlet Indonesia, jangan sampai kalah. Tunjukkan bahwa kita yang terbaik,” jelasnya.
Selain dikenal sebagai kota olahraga dan pendidikan, Farhan juga memperkenalkan Bandung sebagai kota kreatif yang memiliki talenta musik terbaik di Indonesia.
Suasana penyambutan pun berlangsung hangat dengan suguhan musik dan kuliner khas Bandung yang dinikmati para atlet, pelatih dan ofisial dari berbagai negara.
“Selamat menikmati Bandung, selamat menikmati malam ini dan semoga sukses untuk kejuaraannya,” tuturnya.(Red)







