Bupati Karo Hadiri Lunch Meeting Strategi Pembangunan Pertanian, Pariwisata dan Artificial Intelligence Kawasan Danau Toba

JAKARTA, Djawaranews.com – Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., menghadiri Lunch Meeting terkait strategi pembangunan sektor pertanian, pariwisata, dan Artificial Intelligence (AI) kawasan Danau Toba yang dilaksanakan pada Senin (2/3/2026) di Ruang Rapat Dewan Ekonomi Nasional, Jakarta Pusat. Kegiatan tersebut merupakan undangan Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan.
Rapat dipimpin oleh Luhut Binsar Pandjaitan dan dihadiri oleh para Bupati kawasan Danau Toba antara lain Bupati Samosir, Bupati Humbang Hasundutan, Bupati Toba, Bupati Pakpak Bharat, Bupati Tapanuli Utara, Bupati Tapanuli Tengah, serta Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes. Bupati Karo didampingi Kepala Bappedalitbang Kabupaten Karo Abel Tarwai Tarigan, S.Sos., M.A.M.T., dan Kabid Infrastruktur dan Kewilayahan Bappedalitbang Kabupaten Karo Evanlit Sembiring, S.T., M.T., M.Sc.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Karo menyampaikan bahwa Kabupaten Karo merupakan produsen utama hortikultura di Sumatera Utara dengan komoditas unggulan wortel, kentang, tomat, dan bawang merah. Namun sektor pertanian masih menghadapi tantangan seperti ketidakpastian iklim, kerusakan Jalan Usaha Tani sepanjang 161.467 meter, serta kerusakan jaringan irigasi tersier 26.496 meter dan primer/sekunder 19.933 meter, terutama di wilayah Munte dan Mardingding.
Untuk itu, Bupati Karo mengusulkan dukungan pemerintah pusat berupa penguatan teknologi dan Artificial Intelligence untuk pertanian, percepatan pembangunan infrastruktur pertanian melalui DAK Fisik dan Inpres Jalan Daerah, penguatan hilirisasi dan kemitraan dengan industri sebagai off-taker, serta dukungan reformasi agraria dan pemanfaatan kawasan tidak produktif untuk pengembangan pertanian modern.
Pada sektor pariwisata, Bupati Karo juga mengusulkan peningkatan Dermaga Tongging menjadi dermaga kapal ferry yang dapat mengangkut kendaraan menuju Pulau Samosir guna meningkatkan konektivitas dan kunjungan wisata yang diperkirakan dapat mencapai 250.000 orang per tahun.
Menanggapi hal tersebut, Luhut Binsar Pandjaitan mengapresiasi masukan dari Pemerintah Kabupaten Karo dan menyampaikan agar setiap kabupaten di kawasan Danau Toba menyiapkan infrastruktur jejaring Artificial Intelligence, menetapkan maksimal lima komoditas unggulan, menyusun timeline pengembangan komoditas, serta menyiapkan kebutuhan data pendukung.
Terkait usulan Dermaga Tongging, Luhut Binsar Pandjaitan juga langsung berkomunikasi dengan Kementerian Perhubungan untuk dilakukan kajian lebih lanjut, dan Pemerintah Kabupaten Karo akan berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan guna menindaklanjuti rencana tersebut. (Eri)







