DKP Kota Tangerang Ajak Masyarakat Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Budidaya Ikan dan Pertanian Rumah Tangga

KOTA TANGERANG – Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang memanfaatkan ajang Festival Cisadane 2026 sebagai sarana edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya ketahanan pangan melalui budidaya perikanan dan pertanian skala rumah tangga.
Melalui stan edukasi yang dibuka selama penyelenggaraan festival, DKP Kota Tangerang memberikan pengenalan budidaya ikan nila dan lele, sekaligus memperkenalkan cara sederhana memanfaatkan lahan pekarangan untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga.
Ketua Tim Kerja (Katim) Produksi Perikanan dan Peternakan DKP Kota Tangerang, drh. Tri Utami, mengatakan keikutsertaan DKP dalam Festival Cisadane bertujuan mengenalkan berbagai program ketahanan pangan kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
“Kami memberikan sosialisasi dan perkenalan mengenai budidaya perikanan serta budidaya tanaman. Harapannya masyarakat dapat menerapkannya secara mandiri di rumah,” ujarnya saat ditemui di Stan DKP Kota Tangerang. Jumat, (26/7/26).
Dalam kegiatan tersebut, pengunjung memperoleh edukasi mengenai teknik budidaya ikan air tawar mulai dari pemilihan kolam, penebaran benih, pemberian pakan, pengelolaan kualitas air hingga proses panen. Materi disampaikan dengan cara yang mudah dipahami sehingga dapat langsung dipraktikkan oleh masyarakat.
Untuk budidaya ikan lele, peserta dikenalkan penggunaan kolam terpal maupun beton dengan benih berkualitas, pemberian pakan secara teratur, serta pengelolaan kualitas air agar pertumbuhan ikan optimal hingga masa panen sekitar tiga bulan.
Sementara pada budidaya ikan nila, masyarakat diberikan pemahaman mengenai pemilihan jenis kolam, kepadatan tebar benih, pola pemberian pakan, hingga pemeliharaan kualitas air agar menghasilkan panen yang maksimal.
Selain sektor perikanan, DKP juga memperkenalkan budidaya tanaman pangan dengan memanfaatkan lahan terbatas di lingkungan rumah. Menurut Tri Utami, ketahanan pangan dapat dimulai dari keluarga melalui pemanfaatan pekarangan maupun ruang kosong yang tersedia.
“Harapannya masyarakat memiliki budaya bertani meski dalam skala sederhana, sehingga kebutuhan pangan keluarga dapat dipenuhi secara mandiri dengan memanfaatkan tanah maupun pekarangan yang ada,” katanya.
Ia menjelaskan, Festival Cisadane yang berlangsung sejak pembukaan pada Rabu, 22 Juli sampai minggu, 26 Juli 2026 menjadi momentum untuk menjangkau lebih banyak masyarakat dalam menyebarluaskan edukasi ketahanan pangan.
Melalui kegiatan ini, DKP Kota Tangerang berharap masyarakat tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga terdorong mengembangkan budidaya ikan dan tanaman sebagai sumber pangan sekaligus peluang usaha yang mampu meningkatkan perekonomian keluarga.
Partisipasi DKP Kota Tangerang dalam Festival Cisadane 2026 menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam membangun ketahanan pangan yang berkelanjutan melalui pemberdayaan masyarakat dan pemanfaatan potensi lingkungan sekitar. (Adv)







