Jakarta

Pemprov DKI Jakarta Anugerahkan Paritrana Award 2024 untuk Dorong Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

JAKARTA, Djawaranews.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan DKI Jakarta menyelenggarakan Penganugerahan Paritrana Award 2024. Penghargaan tersebut sebagai bentuk apresiasi kepada pihak-pihak yang berkomitmen dalam perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

Acara yang berlangsung di Hotel Aryaduta Menteng, Jakarta Pusat tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap upaya perluasan cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan oleh berbagai pihak.

“Paritrana Award adalah ajang penghargaan tahunan dari pemerintah pusat dan BPJS Ketenagakerjaan bagi pihak-pihak yang berhasil mengimplementasikan program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan,” ujar Sekretaris Daerah Pemprov DKI Jakarta, Marullah Matali yang juga sebagai ketua panitia Paritrana Award Tingkat Provinsi DKI Jakarta.

Marullah menjelaskan penghargaan ini bersifat kompetitif dan melibatkan berbagai sektor. Peserta berasal dari sektor perdagangan, keuangan, industri, pertanian, UKM, hingga pemerintahan tingkat kota, kecamatan, dan kelurahan. “Ini adalah ajang kompetisi yang menguji siapa yang paling serius melaksanakan perlindungan Jamsostek di wilayahnya,” kata Marullah.

Tim penilai dari BPJS Ketenagakerjaan menciptakan atmosfer kompetitif yang mendorong peningkatan cakupan kepesertaan Jamsostek di Jakarta. Penghargaan ini menjadi kebanggaan bagi pemerintah daerah maupun sektor usaha yang berhasil meraih predikat terbaik. “Pemenang peringkat pertama akan mewakili Jakarta di ajang Paritrana Award tingkat nasional,” ungkap Marullah.

Marullah juga menyoroti pentingnya pencapaian target universal coverage Jamsostek di DKI Jakarta. Ia menyebut saat ini terdapat kesenjangan sekitar 15 persen dari target nasional. “Kita baru di angka 51 persen, padahal target dari Kemendagri adalah 66 persen, dan ini harus tercapai pada 2026,” ujar Marullah.

Menurut Marullah, untuk mencapai target tersebut, semua pihak harus bersinergi dan bergerak bersama. Ia mengajak seluruh lapisan untuk berperan aktif, baik pemerintah maupun swasta.

“Kita harus optimistis bahwa target universal coverage ini bisa kita capai bersama,” tegas Marullah.

Paritrana Award Provinsi DKI Jakarta 2024 terdiri dari empat kategori, mencakup pemerintah kabupaten/kota, pemerintah kelurahan/desa, perusahaan besar/menengah, dan pelaku usaha kecil/mikro. Untuk kategori Pemerintah Kabupaten/Kota, juara pertama diraih Kota Administrasi Jakarta Selatan, disusul Jakarta Timur dan Jakarta Pusat.

“Pemenang-pemenang ini adalah bukti nyata komitmen tinggi dalam mendukung kesejahteraan pekerja,” kata Marullah.

Kategori Kelurahan dimenangkan oleh Kelurahan Cipinang sebagai juara pertama, Kelurahan Cikoko di posisi kedua, dan Kelurahan Kebon Melati sebagai juara ketiga. Di sektor perusahaan, pemenang terbagi berdasarkan bidang, seperti keuangan, manufaktur, pertanian, pendidikan, perdagangan, dan jasa.

“Penghargaan ini membuktikan sektor swasta juga berperan penting dalam memperluas Jaminan Sosial Ketenagakerjaan,” ujar Marullah.

Kategori Usaha Mikro Kecil (UMK) dimenangkan oleh Sinergi Pangan Gemilang, diikuti oleh Jamu Mencos dan Alam Anugerah Lestari. Marullah optimistis sejumlah pemenang dari DKI Jakarta berpeluang besar meraih juara di tingkat nasional.

“Biasanya yang menang di DKI itu kualitasnya sudah tinggi, dan saya yakin kita bisa bersaing secara nasional,” pungkas Marullah.

Sementara itu Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan DKI Jakarta, Deny Yusyulian, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemprov DKI dalam penyelenggaraan Paritrana Award.

Ia menyebut program ini sempat tertunda pada 2019 akibat pandemi, namun berhasil kembali digelar secara konsisten. “Paritrana Award tahun ini adalah bukti bahwa komitmen terhadap perlindungan pekerja tidak pernah surut,” ujar Deny.

Deny juga merespons tantangan dalam mencapai target 66 persen cakupan Jamsostek di DKI Jakarta. Menurutnya, perluasan kepesertaan harus dilakukan secara masif, termasuk di lingkungan BUMD.

“Kami mulai dengan PD Pasar Jaya sebagai salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kepesertaan,” kata Deny.

PD Pasar Jaya saat ini mengelola 158 pasar di DKI Jakarta yang mencakup sekitar 100 ribu toko. Bila setiap toko mempekerjakan lima orang, maka potensi kepesertaan bisa mencapai 500 ribu pekerja. “Jumlah ini akan sangat signifikan menutup gap kepesertaan yang saat ini masih sekitar 600 ribu,” terang Deny.

Upaya lain dilakukan melalui kerja sama dengan Disnakertransgi DKI Jakarta untuk meningkatkan kepatuhan perusahaan-perusahaan besar dan menengah. Banyak perusahaan yang sebelumnya hanya melaporkan sebagian pekerja, kini didorong untuk melaporkan seluruhnya. “Dengan pembinaan yang tepat, kepatuhan terhadap program Jamsostek akan meningkat secara signifikan,” kata Deny.

Selain itu, BPJS Ketenagakerjaan juga menggandeng Dinas PPKUKM DKI Jakarta melalui program JakPreneur. Dari sekitar 300 ribu UMKM dalam program tersebut, baru 150 ribu yang menjadi peserta aktif.

“Kami akan terus dorong sisanya agar terlindungi juga oleh BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Deny.

Deny meyakini kolaborasi multipihak akan menjadi kunci keberhasilan mencapai universal coverage sebesar 66 persen.

Ia menegaskan komitmen bersama sangat diperlukan demi mewujudkan kesejahteraan pekerja.

“Insyaallah target itu bisa kita capai jika semua pihak punya semangat dan visi yang sama,” tegas Deny.

Dilokasi berbeda, Brian Aprinto Kepala BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Salemba turut menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya mensosialisasikan Program BPJS Ketenagakerjaan ke seluruh lapisan pekerja khususnya di area Jakarta Pusat. Menurutnya pencapaian target universal coverage bukan hanya penting bagi kesejahteraan tenaga kerja, tapi juga menjadi indikator utama penilaian Paritrana Award.

“Pencapaian ini harapannya menjadi salah satu cara untuk terwujudnya perlindungan secara menyeluruh kepada seluruh tenaga kerja, dan mendorong Jakarta untuk menjadi yang terbaik secara nasional.” ucap Brian.

jasa website murah

Berita Terkait

Back to top button
Djawara News