RSUD Kota Serang Persiapkan Lingkungan Rumah Sakit Menjadi Lokus Penilaian Adipura

KOTA SERANG – RSUD Kota Serang mulai mempersiapkan lingkungan rumah sakit sebagai salah satu lokus penilaian Adipura. Berbagai pembenahan dilakukan untuk memastikan kawasan rumah sakit tetap bersih, sehat, tertata, dan nyaman bagi pasien, keluarga pasien, maupun tenaga kesehatan.
Persiapan tersebut menjadi bagian dari dukungan RSUD Kota Serang terhadap program Pemerintah Kota Serang dalam mewujudkan lingkungan perkotaan yang bersih dan berkelanjutan.
Direktur RSUD Kota Serang, dr. H. A. Humariadi, mengatakan pihaknya berkomitmen mendukung persiapan penilaian Adipura melalui pembenahan lingkungan rumah sakit secara menyeluruh.
Menurutnya, upaya tersebut sejalan dengan arahan Wali Kota Serang Haji Budi Rustandi agar seluruh perangkat daerah dan fasilitas pelayanan publik turut menjaga kebersihan serta kenyamanan lingkungan.
“Persiapan ini bukan hanya untuk menghadapi penilaian Adipura, tetapi juga menjadi bagian dari komitmen kami dalam menciptakan lingkungan rumah sakit yang bersih, sehat, dan nyaman. Kebersihan lingkungan harus menjadi tanggung jawab bersama seluruh pegawai dan unsur yang ada di rumah sakit,” ujarnya.
Sejumlah langkah pembenahan mulai dilakukan, meliputi kebersihan area pelayanan, penataan taman dan ruang terbuka hijau, pengelolaan sampah, pemeliharaan saluran drainase, serta penataan lingkungan di sekitar gedung rumah sakit.
Seluruh instalasi dan unit kerja juga dilibatkan untuk menjaga kebersihan dan kerapian di lingkungan masing-masing. Dengan keterlibatan seluruh unsur, upaya menjaga lingkungan diharapkan dapat berjalan secara konsisten dan berkelanjutan.
### Pengelolaan Sampah Jadi Perhatian
Selain kebersihan dan penataan kawasan, pengelolaan sampah menjadi salah satu perhatian dalam persiapan penilaian Adipura.
RSUD Kota Serang mendorong pemilahan sampah berdasarkan jenisnya agar proses pengelolaan dapat berjalan lebih tertib. Sementara itu, pengelolaan limbah rumah sakit tetap harus dilaksanakan sesuai standar kesehatan dan ketentuan yang berlaku.
Humariadi menegaskan, kebersihan rumah sakit tidak hanya berkaitan dengan tampilan lingkungan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mendukung kenyamanan dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Karena itu, seluruh pegawai diharapkan memiliki kesadaran untuk menjaga kebersihan, mulai dari area pelayanan, ruang kerja, taman, hingga fasilitas umum yang digunakan pasien dan pengunjung.
“Lingkungan rumah sakit harus selalu terjaga karena setiap hari digunakan oleh masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan. Kami ingin membangun kebiasaan menjaga kebersihan, bukan hanya ketika ada penilaian, tetapi menjadi budaya kerja sehari-hari,” katanya.
Melalui berbagai persiapan tersebut, RSUD Kota Serang berharap dapat memberikan kontribusi dalam mendukung upaya Pemerintah Kota Serang meraih penghargaan Adipura.
Lebih dari itu, pembenahan lingkungan diharapkan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat melalui terciptanya kawasan rumah sakit yang bersih, tertata, sehat, dan nyaman. (ADV)







