Disbudpar Lebak Kenalkan Budaya Banten kepada Mahasiswa Internasional FEB UNIMAR–Malaysia

LEBAK – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Lebak terus berkomitmen mempromosikan kekayaan budaya dan pariwisata daerah ke kancah internasional. Salah satunya melalui kegiatan pembukaan acara FEB Universitas Mathla’ul Anwar (UNIMAR) bersama FBMP Management Science University (Malaysia) dalam rangka pengenalan budaya Banten kepada mahasiswa internasional.
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kepala Disbudpar Kabupaten Lebak, Yosep Muhamad Holis, dan berlangsung di Rahaya Resort Hotel, Kabupaten Lebak, pada Rabu (17/12/2025).
Kepala Disbudpar Kabupaten Lebak, Yosep Muhamad Holis menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pertukaran mahasiswa dan pengenalan budaya lintas negara, yang bertujuan memperluas wawasan mahasiswa internasional terhadap kekayaan budaya lokal, khususnya budaya Banten.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkenalkan secara langsung nilai-nilai budaya Banten kepada mahasiswa internasional, sekaligus mempromosikan potensi pariwisata Kabupaten Lebak agar semakin dikenal di tingkat global,” ujar Yosep.

Ia menjelaskan, Kabupaten Lebak memiliki kekayaan budaya yang unik dan autentik, salah satunya Kawasan Budaya Baduy yang menjadi ikon budaya Provinsi Banten. Kegiatan pengenalan budaya ini juga akan dilaksanakan langsung di kawasan tersebut, sehingga peserta dapat merasakan pengalaman budaya secara nyata.
“Kawasan Budaya Baduy merupakan warisan budaya yang sangat berharga. Dengan menghadirkan mahasiswa dan dosen internasional ke sana, diharapkan mereka dapat memahami nilai kearifan lokal serta ikut menyebarluaskan citra positif budaya Banten ke negaranya masing-masing,” jelasnya.
Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dan dosen internasional sebagai bagian dari agenda akademik dan kebudayaan lintas negara. Selain pengenalan budaya, kegiatan ini juga menjadi wadah mempererat hubungan kerja sama antar perguruan tinggi, sekaligus membuka peluang kolaborasi di bidang pendidikan, budaya, dan pariwisata.
Yosep menegaskan, Disbudpar Kabupaten Lebak sangat mendukung kegiatan kolaboratif semacam ini karena sejalan dengan visi daerah dalam mengembangkan sektor pariwisata berbasis budaya.
“Kami berharap melalui kegiatan ini, budaya dan pariwisata Banten, khususnya Kabupaten Lebak, semakin dikenal di kancah internasional serta mampu mendorong peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara,” pungkasnya. (Adv)







