Tanah KaroDaerah
Trending

PDAM Tirtanadi Berastagi Berumur Ratusan Tahun Tapi Pelayanan Balita, Konsumen Merasa Di Rugikan

Karo – Kantor PDAM Tirtanadi Cabang Berastagi berlokasi di Jl. Veteran No. 6, Berastagi, Kec. Berastagi Kab Karo Perumda Tirtanadi (termasuk Cabang Berastagi) adalah BUMD penyedia air bersih milik Pemprov Sumatera Utara yang didirikan pada tahun 1905. Pada tahun 2025, Tirtanadi memasuki usia 120 tahun (HUT ke-120 pada 8 September 2025).

Namun walau umur PDAM Tirtanadi Berastagi yang sudah ratusan tahun tidak menentukan mutu maupun kwalitas pelayanan. Buktinya sampai saat ini Minggu, (26/04/2026 ) pelayanan terhadap konsumen tetap tidak memuaskan. Dari beberapa daerah di kecamatan berastagi banyak terdengar keluhan air. Keluhan yang paling umum adalah, air tak datang tapi bayaran sama, tapi kalau pembayaran telat maka di denda bahkan bisa di putus.

Keluhan datang dari konsumen warga desa Sempajaya Dusun II Hendra Jaya Depari mengatakan, saya merasa dirugikan oleh pihak PT TIRTANADI karena disamping harus membayar tagihan air setiap bulan, saya juga harus membeli air hampir setiap hari. Pembelian air saya lakukan sejak bulan Maret 2026 lalu, dimana untuk pembelian air saja saya harus menghabiskan sekitar Rp. 700,000. Untuk bulan ini, sampai saat ini saya sudah menghabiskan Rp. 350,000 untuk pembelian air.
Kalau pun air hidup cenderung tidak sampai 30 menit.

Bulan lalu saya mengajukan complain ke kantor PT. Tirtanadi, setelah komplain air dihidupkan dari jam 18.00 Wib sampai 22.00 Wib tapi keesokannya mati lagi seperti hari-hari sebelumnya ujarnya dengan nada kesal.

Harapan Wijaya , seharusnya pihak PT. Tirtanadi memberikan kompensasi kepada konsumen dengan kondisi yang sekarang ini, bukan hanya mengancam pemutusan meteran air kalau tagihan tertunda, dan juga denda kalau terlambat membayar tagihan. Padahal setahu kita tahun 2025 lalu PDAM Tirtanadi merayakan HUT yan Ke 120, kalau di lihat dari umurnya sudah cukup tua dan mapan tapi pelayanan nya seperti umur Balita, yang tidak ada kemajuan sesuai pertumbuhan waktu, seharusnya pelayanan dan kwalitas sesuai dengan umur, ujarnya.

Maya sari Perangin angin konsumen warga Jln udara ujung tangkulen Kec. Berastagi mengatakan kalau air di rumahnya juga sama dengan kasus di daerah lain. Air datang bisa sebulan sekali, kadang dua bulan sekali. Sempat kami tidak membayar tagihan karena kesal dengan pelayanan PDAM, tapi akhirnya kami lunas kan juga berharap pelayanan membaik. Mereka tetap meminta tagihan dan denda walau air tak lancar datang bahkan bisa dalam sebulan itu sama sekali tidak datang, paparnya.

Pembayaran sekitar Rp. 7000 – Rp. 15. 000 dan kalau tidak tepat waktu bayar maka denda Rp. 10.000 tiap bulan, logikanya kalau air tidak datang ngapain kami bayar tagihan bulanan dan dendanya. Tapi kadang kami malas berdebat, dengan harapan air akan lancar di bulan depannya, tapi tetap aja sama ujarnya.

Dan Tegas nya, sampai saat ini dari dulu air PDAM Turtanadi Berastagi Di Wilayah kami tidak pernah lancar, banyak konsumen yang sudah melakukan pemutusan langganan karena , PDAM Tirtanadi pelayanannya Buruk Bagi Kami terkhusus saya pribadi selaku Konsumen ucapnya. (Pmg)

Berita Terkait

Back to top button
Djawara News