Semarak Satu Tahun TAMASYA, Dharma Wanita BKKBN Banten Mengajar Anak-anak

Serang,Djawaranews.com 2 Juni 2026 — Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Banten menggelar kegiatan DWP Mengajar di Daycare Tunas Insan Kamil, Kota Serang, Selasa (2/6), dalam rangka peringatan satu tahun Program Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Plt. Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Banten Yuda Ganda Putra, Ketua DWP Kemendukbangga/BKKBN Banten Dwi Astati Yuda beserta jajaran, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Kependudukan dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Serang Wasis Dewanto, Kepala Yayasan Cita Mandiri Albantani Ida Farida, serta para pengelola, pengasuh, dan anak-anak Daycare Tunas Insan Kamil.
Rangkaian kegiatan diawali dengan peninjauan layanan pengasuhan di Daycare Tunas Insan Kamil. Rombongan kemudian mengikuti pemantauan tumbuh kembang anak melalui pengukuran dan penimbangan yang dilakukan bersama kader posyandu dan Penyuluh Keluarga Berencana (PKB).
Pada kegiatan inti, Ketua DWP Kemendukbangga/BKKBN Banten Dwi Astati Yuda membacakan buku cerita kepada anak-anak peserta TAMASYA. Kegiatan berlangsung interaktif dan disambut antusias oleh anak-anak yang mengikuti sesi membaca bersama.
“Kegiatan DWP Mengajar di TAMASYA merupakan bentuk dukungan kami terhadap upaya menghadirkan pengasuhan yang berkualitas bagi anak-anak. Melalui kegiatan sederhana seperti membacakan cerita, kami berharap dapat menumbuhkan kegemaran membaca sekaligus menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan sejak usia dini,” ujar Dwi Astati Yuda.
Program TAMASYA merupakan salah satu program prioritas Kemendukbangga/BKKBN yang bertujuan menghadirkan layanan pengasuhan anak yang aman, berkualitas, dan terjangkau. Program ini mencakup empat layanan utama, yakni peningkatan kompetensi pengasuh, pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak secara berkala, peningkatan keterlibatan orang tua dalam pengasuhan, serta layanan rujukan.
Plt. Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Banten Yuda Ganda Putra mengatakan, penguatan kualitas pengasuhan anak merupakan investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia.
“Dengan memastikan anak-anak memperoleh pengasuhan yang optimal sejak dini, kita sedang menyiapkan fondasi yang kuat menuju terwujudnya Generasi Emas Indonesia 2045,” kata Yuda.
Hingga Mei 2026, sebanyak 42 TAMASYA telah bergabung dalam program tersebut di Provinsi Banten. Melalui kegiatan DWP Mengajar, Kemendukbangga/BKKBN Banten bersama DWP terus mendorong penguatan kualitas pengasuhan dan literasi anak usia dini sebagai bagian dari upaya membangun keluarga berkualitas dan sumber daya manusia yang unggul.(Trg)







