Aksi Nyata Dewan NasDem: Yendi Yanto Bersihkan Irigasi Kejayan Kramatwatu dengan Dana Pribadi

SERANG, djawaranews.com – Wujud kepedulian terhadap lingkungan ditunjukkan Anggota DPRD Kabupaten Serang Fraksi NasDem, Yendi Yanto, dengan menurunkan alat berat menggunakan anggaran pribadi untuk menormalisasi saluran irigasi di Kampung Kejayan, Desa Pejaten, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Sabtu (19/9/2026).
Normalisasi dilakukan karena kondisi irigasi yang selama ini dipenuhi tumpukan sampah, lumpur, serta semak belukar hingga hampir rata dan tidak lagi berfungsi optimal sebagai saluran air. Kondisi tersebut dinilai berpotensi memicu banjir dan mengganggu aktivitas masyarakat sekitar.
Yendi Yanto mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial sekaligus ajakan kepada semua pihak agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan.
“Saya berharap Pemerintah Kabupaten Serang juga dapat turun langsung dan bersama-sama menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan. Persoalan irigasi dan sampah ini harus menjadi perhatian bersama, bukan hanya saat terjadi banjir,” ujar Yendi.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar menjaga hasil normalisasi dengan tidak lagi membuang sampah ke saluran irigasi.
“Setelah irigasi ini bersih, tugas kita bersama adalah merawatnya. Jangan membuang sampah sembarangan, terutama ke irigasi, karena dampaknya akan kembali dirasakan oleh masyarakat sendiri,” tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Kramatwatu, Wisnu Bagus Kurniawan, mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan Yendi Yanto dalam membantu menyelesaikan persoalan lingkungan di Kampung Kejayan.
Menurut Wisnu, sinergi antara wakil rakyat, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.
“Kami mengapresiasi gerakan Pak Yendi Yanto yang telah menormalisasi irigasi di Kampung Kejayan. Dari pihak Kecamatan Kramatwatu, kami juga akan menurunkan armada truk sampah untuk mengangkut sampah dan lumpur hasil normalisasi,” kata Wisnu.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan aliran irigasi kembali berfungsi dengan baik, risiko genangan dapat diminimalisir, serta tumbuh kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan demi keberlangsungan ekosistem di wilayah Kramatwatu. (Trg)







