Daerah

Ikuti Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan TPPO Oleh Kemendagri RI, Jajaran Imigrasi Tanjung Balai Karimun Siap Cegah TPPO

Karimun, Djawaranews.com – Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun, Dwi Avandho Farid beserta jajarannya mengikuti sosialisasi pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Diketahui, sosialisasi pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) ini diselenggarakan pihak Direktorat Kewaspadaan Nasional Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri secara hybrid meeting.

Kegiatan ini dimulai dengan sambutan Bupati Sukabumi dan dibuka oleh Direktur Kewaspadaan Nasional, Kemendagri, Aang Witarsa Rofik pada Kamis, 25 September 2025 serta diikuti oleh seluruh perwakilan dari berbagai institusi dan instansi pemerintah daerah, termasuk jajaran Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun.

Saat ditemui, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun, Dwi Avandho Farid mengapresiasi pelaksanaan sosialisasi Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (PTPPO) tersebut.

Lebih lanjut, Farid menyebutkan bahwa kegiatan ini bertujuan mendorong partisipasi masyarakat serta sinergitas antara instansi pemerintah dalam upaya bersama mencegah terjadinya Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

“Hari ini bersama jajaran Kantor Imigrasi Tanjung Balai Karimun, kami mengikuti kegiatan sosialisasi Pencegahan TPPO yang diselenggarakan pihak Direktorat Kewaspadaan Nasional, Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri,” kata Farid.

“Dan kegiatan ini sangat baik, dimana seluruh pemangku kepentingan baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah bersinergi dan berkolaborasi dalam mencegah terjadinya Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Sehingga warga negara Indonesia dapat terhindar menjadi korban dari kejahatan lintas negara atau TOC (Trans-national Organized Crime) ini,” lanjut Farid.

“TPPO adalah kejahatan transnasional yang terorganisir yang butuh penanganan serius secara menyeluruh dari hulu hingga ke hilir,” ucap Farid.

Menurut Farid, kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk meningkatkan sinergi lintas sektoral dalam mencegah TPPO yang terus meningkat, termasuk kasus scamming online yang melibatkan pekerja migran Indonesia.

“Untuk itu, dengan semangat dan komitmen bersama, kami yakin mampu mengurangi dan mencegah TPPO, terutama perempuan dan anak,” ungkapnya.

“Kami jajaran Kantor Imigrasi Tanjung Balai Karimun berkomitmen dan siap berkolaborasi dengan pemangku kepentingan lainnya dalam mencegah tindak pidana perdagangan orang yang ada di wilayah Kabupaten Karimun,” tutupnya.

Berita Terkait

Back to top button
Djawara News