Gelar Rapat Internal, Imigrasi Tanjung Balai Karimun Komitmen Raih WBBM Tahun 2026

Karimun, Djawaranews.com – Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun menggelar rapat internal pembangunan Zona Integritas (ZI) guna mengikuti kontestasi meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) sebagai bagian dari upaya penguatan reformasi birokrasi di lingkungan kerja.
Rapat ini dipimpin langsung Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun, Dwi Avandho Farid dan diikuti keenam kelompok kerja (Pokja) Pembangunan Zona Integritas Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun. Selasa, 31 Maret 2026.
Dalam rapat tersebut masing-masing Ketua Pokja menyampaikan pandangan, opini dan penguatan yang diperlukan dalam pemenuhan data dukung pada area perubahan masing-masing, yaitu: manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan sistem manajemen sumber daya manusia, penguatan akuntabilitas kinerja, penguatan pengawasan, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun, Dwi Avandho Farid didampingi Ketua Pembangunan ZI, Philip Rio Meliala dan Sekretaris Pembangunan ZI, Reynold Sintong Marojahan mengatakan bahwa rapat tersebut bertujuan memperkuat pemahaman serta komitmen seluruh jajaran dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
“Pembangunan Zona Integritas tidak hanya berorientasi pada pemenuhan dokumen administrasi, namun harus diwujudkan melalui perubahan budaya kerja, peningkatan integritas, serta pelayanan publik yang semakin berkualitas,” kata Farid.
Farid menambahkan bahwa rapat tersebut menjadi sarana evaluasi terhadap pelaksanaan program kerja masing-masing kelompok kerja Zona Integritas guna memastikan seluruh rencana aksi berjalan secara optimal dan terukur.
“Melalui kegiatan ini, Kantor Imigrasi Tanjung Balai Karimun berkomitmen untuk terus memperkuat implementasi Reformasi Birokrasi serta mendorong terwujudnya lingkungan kerja yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik yang prima,” tutup Farid.







